Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita

Arti Kaya: Lebih dari Sekadar Materi

Pendahuluan Perbincangan dengan Mama Tentang Kekayaan Kekayaan sering menjadi topik diskusi yang sensitif, terutama di dalam keluarga. Baru-baru ini, saya berbicara dengan mama saya tentang apa arti "kaya." Percakapan ini dimulai dari pandangan beliau yang membandingkan hidup saya dengan saudara ipar laki-laki (suami dari adik ipar saya). Mama mengatakan, "Mertua kamu pasti membandingkan kamu dengan menantu barunya. Dia punya mobil, tapi kamu naik kendaraan umum." Pernyataan ini membawa saya pada refleksi mendalam tentang arti kaya. Perspektif Kaya di Mata Masyarakat Di masyarakat, kaya sering diidentikkan dengan materi: rumah mewah, mobil, pakaian bermerek, atau liburan mahal. Namun, apakah itu benar-benar mencerminkan kebahagiaan dan kebebasan? Memahami Konsep Kaya Definisi Kaya yang Beragam Kekayaan memiliki definisi yang berbeda-beda bagi setiap orang. Bagi sebagian orang, kaya berarti memiliki banyak harta. Bagi yang lain, kaya adalah hidup tanpa tekana...

Cerita Pendek: Kartu Masa Lalu

Ryan, seorang barista muda, sedang bersantai di kedai kopinya saat seorang pelanggan wanita bernama Livy datang. Livy terlihat sedih dan putus asa. Ryan pun menawarkan bantuan untuk Livy. Livy bercerita bahwa ia menyesal tidak menjadi pramugari. Ia mengikuti perkataan orang tuanya saat dilarang menjadi pramugari. Livy pun meminta Ryan untuk membantunya memperbaiki kesalahan masa lalunya. Ryan awalnya ragu, namun akhirnya ia setuju untuk membantu Livy. Ryan memberikan kartu masa lalu kepada Livy. Livy pun menggunakan kartu tersebut untuk kembali ke masa lalu dan menjadi pramugari. Ryan pun mulai membantu orang lain yang ingin memperbaiki kesalahan masa lalu mereka. Ia membantu seorang pria yang ingin memperbaiki kesalahannya di masa lalu, yaitu tidak menikah dengan wanita yang dicintainya. Ryan juga membantu seorang anak yang ingin memperbaiki kesalahannya di masa lalu, yaitu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar. Semakin banyak orang yang menggunakan kartu masa lalu, semakin ka...

12 Juta untuk 12 Milyar

Assalamualaikum, bagaimana kabarnya bulan ramadhan ini? Semoga sehat dan tetap dirumah aja ya. Siang ini saya mau cerita tentang pekerjaan saya di agensi. Ini adalah cerita akhir tahun 2018, dimana 12 Juta bisa berubah jadi 12 Milyar dalam waktu 3 bulan saja. Sebelum lanjut ke cerita nya, silahkan ikuti saya di twitter @choukyin , terima kasih. Saya pernah bercerita di blog ini kalau saya menjadi seorang trainer di Google Gapura Digital tahun 2018-2019. Di bulan Oktober, kali pertama kelas saya dihadiri banyak professional dan pelaku bisnis skala menengah dan besar. Mungkin ada sekitar 40% dari total peserta, biasanya cuma 5-10%. Saya cukup ingat kelas itu, karena banyak sekali pertanyaan yang tajam, problema yang dihadapi perusahaan (bukan UMKM lagi), dan memang terjadi di bisnis-bisnis yang beranjak besar. Yang saya ajarkan, materi sederhana dan fun yaitu Youtube Marketing. Namun saya selalu memberikan penjelasan sampai Youtube Ads, slide nya bahkan disembunyika...

Impresi Visual, Tumpukan Berkas di Piringan Keras

Hampir setiap hari saya memegang kamera, baik kamera HP ataupun kamera betulan. Saya yakin kalian juga seperti itu, merekam momen setiap hari, foto maupun video. Saya memindahkan beberapa file dari harddisk lama ke harddisk baru, ternyata tidak banyak kapasitas yang tersisa. Mau upload ke Cloud, eh belum premium. Akhirnya saya duduk tenang, kemudian menata rapi file dan folder di harddisk saya. Alhasil ada satu folder yang bisa dihemat, nama folder nya "File Lama". Isinya kumpulan video yang saya ambil mulai 2015 sampai 2019 dengan kamera kompak dan kamera HP saya. Saya memilah nya lagi per tanggal rekam. Tapi sampai disitu, otak saya blank. Dua hari setelahnya saya melihat partisi lain dalam harddisk tersebut. Saya menemukan beberapa film dokumenter. Ah, daripada pusing dengan file ini mending saya nonton saja. Saya menonton "do you trust your computer?", cerita nya tentang AI atau kecerdasan buatan. Buat pelaku digital marketing wajib banget nonto...

Youtuber dan Selebgram, Penantang Tangguh Iklan Konvensional

sumber:  youtube.com/kirafood   Youtuber dan Selebgram adalah sosok-sosok yang kini dijadikan saluran pemasaran gaya baru. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk beriklan di TV kurang lebih 60 detik? Angkanya tentu berbeda-beda tergantung kapan iklan itu tayang, tapi yang jelas beriklan di TV butuh uang puluhan juta sampai ratusan juta rupiah untuk sekali tayang. Secara konvensional, TV adalah medium utama untuk memasarkan suatu produk. Dalam penelitian yang dilakukan Nielsen, uang senilai Rp145 triliun habis digunakan untuk belanja iklan televisi di Indonesia sepanjang tahun lalu atau naik 8 persen. Nilai itu merupakan 80 persen dari total belanja iklan secara keseluruhan. TV unggul dibandingkan kanal media lain seperti cetak maupun online. Namun, beriklan di TV bagian dari cara konvensional yang selama ini sudah lazim dengan target pasar yang massal. Kedigdayaan beriklan secara konvensional berpotensi berangsur-angsur tergusur oleh platform baru. Internet,...