Langsung ke konten utama

Informasi Lomba Fotografi Semen Padang






Malam sobat blogger,masih ditemani si jadul tangguh Acer AO531h tanpa kehadiran HUAWEI USB Modem E220, soalnya saya online di kampus pake wi-fi ditemani nyamuk-nyamuk usil. Kali ini saya ngasih informasi seputar dunia fotografi, khususnya untuk anda di Sumbar. 

Sebagai rangkaian acara  Pekan Olahraga dan Senin (PORSENI) tahun 2013, PT Semen Padang menggelar lomba fotografi berhadiah total Rp10 juta. Pengumpulan foto  akan dilakukan hingga 28 Juni 2013 pukul 23.59 WIB.

Penjurian kegiatan ini akan dilakukan pada 29-30 Juni 2013. Sedangkan  pengumuman  pemenang pada  30 Juni 2013. Hadiah akan diserahkan pada 5 Juli 2013, bertepatan dengan HUT ke-55 Pengambil Alihan PT Semen Padang.

Lomba foto dengan tema besar Manufacturing Hope “Kebangkitan Industri Masyarakat” dan dikerucutkan menjadi “Kebangkitan Industri Masyarakat”. Tema “Kebangkitan Industri Masyarakat”  dipilih untuk mengangkat cerita dan pesan akan pentingnya gerakan industri masyarakat sebagai penggerak roda perekonomian. Selain itu, industri masyarakat atau UMKM juga sangat dekat dengan kehidupan kita.

Penilaian dalam lomba foto ini menitikberatkan pada, kesesuaian tema  dengan foto (Industri Masyarakat/UMKM), unsur Emosional/cerita yang ada dalam foto (Mewakili semangat ‘HOPE’ yang ada pada Tema besar  “Manufacturing Hope”, dan  kualitas gambar (Unsur-unsur fotografi).

Lomba foto ini menjadi bagian dari Acara Puncak Porseni 2013 dan diberi nama “Lomba Foto HUT Pengambilalihan PT Semen Padang” dengan tema “Kebangkitan Industri Masyarakat”

Metode yang digunakan dalam lomba adalah Online yang bekerjasama dengan Klikpositif.com. Foto-foto yang masuk juga akan diintegrasikan dengan website resmi PT Semen Padang, semenpadang.co.id.

Adapun persyaratan lomba, adalah sebagai berikut, peserta adalah WNI, Foto diambil dengan Kamera DSLR (Pocket & HP Tidak diterima),  satu orang maksimal mengirim  5 foto, dan Foto diambil di provinsi/tempat domisili peserta, foto diambil max. 2 tahun terakhir, foto menyertakan data EXIF, peserta menyampaikan identitas diri (KTP/Kartu Mahasiswa/Pelajar), peserta menyampaikan Judul foto, email, dan nomor HP

Hak Cipta Foto yang masuk tetap pada fotografer, dan  Hak Pakai dan publikasi berada pada penyelenggara untuk kepentingan pelaksanaan lomba dan non komersil. Baik di media cetak maupun digital/online.

Hak Cipta foto yang menang tetap pada fotografer. Hak Pakai dan publikasi berada pada pihak penyelenggara selama kurang lebih 1 tahun (25 Juni 2013 – 5 Juli 2014). Panitia dibebaskan dari tuntutan apapun oleh pihak ke tiga bila foto digunakan untuk keperluan tersebut.

Foto yang dikirim peserta belum pernah dipublikasikan di media cetak nasional serta belum pernah memenangkan lomba fotografi apapun.

Terkait editing, peserta  diperbolehkan melakukan editing  ringan seperti: Cropping, Contrast, Sharpen, dan lain-lain.

Bagi peserta yang berminat, dapat mengirimkan foto-fotonya ke email: LFPTSP@gmail.com. Foto yang masuk akan upload Admin Klikpositif.com ke Galeri Khusus yang sudah disiapkan di website Klikpositif.com. Password email tersebut diberikan kepada Juri, Risman Marah untuk dilakukan penilaian. Penialian dilakukan Juri dari tempat juri. Keputusan panitia bersifat tetap dan tidak bisa diganggu gugat.

Syarat teknis pengiriman foto, sebagai berikut: foto dikirim dalam Format JPEG, Colorspace sRGB, Dimensi terpanjang 1.280 pixel, Max. Size 1,5 Mb, Data EXIF, dan Resolusi 72 ppi

Foto Pemenang dalam  Format JPEG, Colorspace sRGB, Dimensi terpanjang minimal 12 Megapixel dan Resolusi 300 ppi

Pengumuman pemenang dan peserta akan dilakukan melalui  website Klikpositif.com dan website semenpadang.co.id,  Radio Classy FM, dan Social media (Twitter & FB)  Klikpositif.com & Classy FM & Semen Padang.

Juri dalam lomba foto adalah Risman Marah,  yang merupakan Dosen Fotografi Institusi Seni Indonesia Yogya. Risman Marah telah banyak mengerjakan berbagai pemotretan dan pembuatan buku,  company profile untuk berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah seperti PT Semen Gresik,  Kementerian Riset dan Teknologi RI Jakarta, Departemen Sosial RI Jakarta , PT Excelcomindo, Pemda  Kabupaten Bantul, Pemda Riau, Pemda Kabupaten Bengkalis, Pemda Kabupaten Agam, Pemda Kabupaten Bintan, dan lain-lain.

Hadiah total pada lomba ini adalah sebesar Rp10 juta untuk 6 juara dengan rincian, Juara 1  Rp 3,5 juta + Merchandise, Juara 2 Rp 2,5 juta + Merchandise, Juara 3 Rp 1,5 juta + Merchandise, Harapan 1 Rp 1 juta juta + Merchandise, Harapan 2 Rp 800 ribu + Merchandise, dan Harapan 3 Rp 500 ribu + Merchandise. Ayo buruan mendaftar. *klik disini.

Sekian terima kasih, semoga berguna, semoga banyak berguna.
Wassalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasil Jepretan Mini DV

Malem guys, kalo kamu baca nya siang ya udah gapapa, yang penting ane nge post udah tengah malam. Bodo amat, kenal juga gak *bintangtimurstyle Okeh epribadih, kali ini saya ditemani netbook baru ASUS Notebook X201E-KX161D - White  plus HUAWEI USB Modem [K3765]  cuma mau share dan upload hasil dari kamera TAFF Mini DV saya yang saya beli beberapa waktu yang lalu. Nah, ini kamera nya Kecil mungil, iye, awalnya kecewa, gila, ini mainan ya? Ish pas gue pake, mantep bener bro, gak kalah ama camdig ato SLR. Ini dia beberapa hasil jeprtan saya, Nah, gimana sob? Keren kan? Menurut saya sih keren abiis. Dari kekecewaan soal kamera yang super mungil berubah menjadi kekaguman. Yah walaupun gak kebeli SLR, menurut saya cukup lah Mini DV menjadi instrumen fotografi saya, walau gak jago-jago amat. Seperti kata-kata bijak fotografer, Biar Foto yang Bicara. Tapi ada beberapa teknik yang saya pelaja...

Cara Buka Coffee Stall Modal 5 Juta: Berdasarkan Pengalaman Pribadi & Panduan Praktis

Banyak orang berpikir membuka usaha kopi butuh modal puluhan hingga ratusan juta rupiah. Padahal, kenyataannya tidak harus begitu. Dulu, saat pertama kali terjun ke bisnis kopi, boro-boro saya kepikiran membuat cafe yang estetis. Saya memulainya dari bawah: jualan kopi botolan dari rumah, murni hanya mengandalkan pesanan via GoFood dan GoSend. Peralatannya? Ya seadanya saja. Tapi ternyata, pelan-pelan orderan mulai stabil dan makin ramai. Dari putaran keuntungan jualan kopi botolan itu, saya memberanikan diri untuk upgrade dengan membuka booth kontainer kecil-kecilan. Respon pasarnya ternyata luar biasa! Antusiasme pembeli yang tinggi akhirnya menarik minat seorang teman untuk ikut memberikan suntikan investasi. Dari sana, booth kontainer itu perlahan berevolusi menjadi sebuah outlet permanen berukuran 3x5 meter, lengkap dengan area outdoor 3x10 meter untuk tempat pelanggan nongkrong santai. Perjalanan itu menyadarkan saya pada satu prinsip penting: mulai saja dulu dari yang keci...

Cerpen: Sebelah Kursi, Sepotong Hati

Langit Payakumbuh belum terlalu terang ketika Rangga menaiki sebuah Isuzu Elf milik PO Ayah, yang akan membawanya menuju Bukittinggi, lalu lanjut ke Padang. Kursi di sampingnya masih kosong saat bus melaju perlahan meninggalkan suara pasar dan bau tanah basah selepas hujan semalam. Tak lama, seorang gadis duduk di sebelahnya. Wajahnya teduh, berhijab, kulitnya cerah, dan matanya besar. Ia menatap jendela sejenak, lalu menyapa sopan saat Rangga mengangguk memberi ruang. “Dari Payakumbuh juga?” tanya Dika membuka percakapan. “Iya, kuliah di Bukittinggi,” jawabnya dengan suara lembut. Namanya Dina. Obrolan mereka mengalir. Basa-basi awal berubah menjadi tanya jawab yang lebih santai. Mereka bercerita tentang kuliah, keluarga, makanan favorit, dan mimpi masa depan. Tidak ada yang berlebihan, tapi juga tidak dibuat-buat. Kadang keduanya saling melempar lelucon. Dina tertawa pelan, menutup mulutnya sambil mencuri pandang ke arah Rangga. Ia tak menyangka akan merasa nyaman dengan orang a...